ADVENTURE TOUR & TRAVEL

Blog

Pantai Ngantep, Surga Selancar di Selatan Malang

Bersiap menjajal ombak pantai ngantepTak hanya Pulau Sempu yang jadi primadona pesisir selatan Malang. Ada Pantai Ngantep, yang menjadi surganya para peselancar. Ombaknya tak kalah dengan Pantai Kuta di Bali, atau Pantai Plengkung di Banyuwangi.

Malang ternyata punya pantai yang jadi tempat para peselancar menikmati gulungan ombak. Namanya Pantai Ngantep, yang ombaknya tak kalah dari tempat berselancar ternama seperti Pantai Kuta dan Pantai Plengkung. Bibir pantai yang luas serta bebas karang sangat cocok bagi traveler yang doyan berselancar.

Tak hanya untuk profesional, pantai ini juga cocok untuk Anda yang belajar selancar. Meski gulungan ombaknya cukup besar, sampai jarak 10 meter dari bibir pantai airnya masih dangkal. Jadi tak perlu kuatir, Anda tak akan tenggelam mesti tak pandai berenang.

Pantai Ngantep berada di bawah kelola Perhutani Malang. Meski baru dibuka setahun lalu, fasilitas yang dibutuhkan untuk wisata singkat sudah tersedia. Di sana telah dibangun kantor wisata dan lahan parkir.

“Kalau tahun baru ke sini, pasti ramai pengunjung,” kata Pak Supii, petugas kantor wisata Pantai Ngantep. Lanjutnya, ternyata para peselancar dari Australia juga sering ke sini untuk menjajal ombak di musim liburan!

Ingin cari makanan, tidak sulit kok. Dekat kantor wisata ada warung nasi yang bisa disambangi wisatawan. Tak hanya itu, banyak penduduk desa yang tinggal dekat penginapan membuka kios dan warung kopi. Di lokasi ini tersedia penginapan dengan tarif Rp 100 ribu per malam. Diisi berapa orang pun, terserah wisatawan. Saya menginap 1 malam, 2 kamar dengan total 10 orang hanya Rp 200 ribu. Artinya kalau dibagi, per kepala hanya bayar Rp 20 ribu.

“Kalau di sini, warga desa juga ikut diberdayakan di bawah pengelolaan Perhutani juga,” terang Pak Supii.

Ada 2 pantai di Ngantep yang wajib dikunjungi wisatawan. Pantai pertama adalah yang luas, dan biasanya lebih ramai. Pantai kedua di sebelah barat lebih sepi dan eksotis. Ikuti saja jalan setapak usai makam seorang leluhur di bukit dekat pantai, maka Anda akan dibawa turun menuju pantai kedua.

Selain pantai, di sana Anda juga bisa wisata religi ke Gunung Batok. Inilah bukit yang di atasnya terdapat makam leluhur. Uniknya, di bawah bukit terdapat gua kecil bernama Goa Batok. Kedua tempat itu sering dipakai pengunjung untuk menyepi, bahkan bertapa.

Kalau Anda ke sini, bersiaplah, karena kendaraan yang ditumpangi bisa jadi ‘korban’. Soalnya, jalan ke Pantai Ngantep bukan aspal melainkan jalan tanah. Bila musim hujan tiba, jalanan menjadi sulit untuk dilalui. Anda pun harus berhati-hati agar roda kendaraan tidak terjebak di lumpur.

Fyuh, andai jalan menuju Pantai Ngantep lebih mulus. Pasti potensi Pantai Ngantep sebagai salah satu wisata di selatan Malang bisa jadi solusi pemberdayaan masyarakat pesisir.

Leave a Comment


+ two = 10